Kemarin tnggal 29 - 31 maret 2013 kakak-kakak pijar mengikuti kegiatan yang bernama PKS. Kegiatan ini dilangsungkan di desa balongpanggang, kabupaten Gresik.
Selama 3 hari disana kakak-kakak pijar benar-benar diajarkan arti hidup, arti hidup yang sebenar-benarnya.
Melupakan yang namanya elektronik, melupakan yang namaya Facebookan, Twitteran, meninggalkan yang namanya orang tua, pacar, tempat kelahiran, kosan, dan semuanya, kakak-kakak pijar benar-benar menjadi pribadi yang baru 3 hari itu. Melakukan kegiatan yang berbeda dari kegiatan keseharian kakak-kakak pijar. Belajar hal baru, merasakan hal baru yang biasanya hanya mereka lihat dan temukan
Sekilas di kehidupan rutinitasnya.
kakak pijar disana tau dan memahami apa yang namanya pengabdian luar biasa.
Menjadi seseorang yang tidak mengeluh, tidak manja, sederhana,
Kakak yogi, menjadi seorang anak yang merawat seorang bapak luar biasa yang melewati hidup dengan semangat walau mempunyai keterbatasan fisik.
Wak ponidi, merupakan seorang lelaki yang hebat. Kehidupan sunyi dirumahnya diharapkan dapat sedikit terobati selama 3hari dengan kedatangan kakak yogi dirumahnya.
Kak yogi kamu HEBAT.
Kak hutari, merasakan susahnya membuat gorengan, merasakan seharian didepan wajan penggorengan, merasakan susahnya memotong isi tahu isi dengan ukuran yang harus ideal, disana kita diajarkan untuk lebih lebih dan lebih menghargai makanan. Kak hutari kamu HEBAT.
Kak siska, diajarkan mejadi pribadi yang tidak manja, mengeluh panasnya surabaya tidak sebanding dengan panasnya matahari ditengah sawah.
belajar memahami arti waktu, dia merasakan bagaimana rasanya ketika kerja keras selama 1,5 jam hanya dihargai 500rupiah.Membuat keset bukan sesautu yang mudah. Keset yang kita injak itu merupakan hasil ketekunan dan semangat kehidupan sang pembuatnya. Kak siska kamu HEBAT.
Kak mega, menjadi buruh disawah, panas? Itu pasti, tapi itu tidak membuat semangatnya reda untuk membantu si embah yang sudah tua, semangat berbagi terus di sebarkan untuk sesama, walau hanya senyuman keceriaan, kita yakin kak mega sudah menjadikan kehidupan si embah berwarna. Kak megha kamu HEBAT.
Kak nensi menanam padi, bersentuhan dengan lumpur bukan menjadi kendala, merelakan kaki putih nya tersentuh oleh coklat pekatnya lumpur sawah merupakan hal kecil yang membuktikan semangat pengabdi. Kak nensi kamu HEBAT.
Kak ana, emak merupakan keluarga baru baginya, kecintaan pada emak relihat dari jiwa pengabdinya disana. Kak ana kamu HEBAT.
Kak ulla, kak ulla yang cantik tidak memperdulikan wajah putihnya tertempa sinar matahari, kecantikan kak ulla tidak akan hilang walau tertempa sinar matahari, malahan kecantikan dalammu akan lebih terpancar dikarenakan pengabdian indahmu. Kak ulla kamu HEBAT.
Kak ahmed. Kakak asli kalimantan ini berteman dengan sawah dan lumpur, senyum pengabdinya terus terlempar ikhlas diraut wajahnya. Kak ahmed kamu HEBAT.
3hari memang terasa begitu cepat, menemukan keluarga baru yang menmbah cerita hebat mereka kelak. Tangisan ketika kepulangan merupakan bentuk cinta.
3hari bukan masa pengabdian namun merupakan masa penemuan arti hidup.
3hari bukan masa penyiksaan. Tiga hari merupakan masa pembelajran arti hidup
3hari kita menemukan yang namanya semangat, kerja keras, ketabahan, rasa syukur, keikhlasan, dan yang terpenting pelajaran kehidupan.














0 komentar:
Posting Komentar